Kamis, 02 Juli 2015

MENDIDIK DAN MENGAJAR



Menjadi seseorang yang berprofesi dengan sebutan “guru” tidaklah mudah, kenapa? Karena pada hakikatnya seorang guru yang baik adalah guru yang dapat menjadi contoh yang baik untuk anak didiknya. Di era seperti saat ini, dengan begitu banyak budaya yang telah masuk dan membaur pada pola kehidupan kita, saya rasa sudah sedikit banyak ada pergeseran sikap dari seorang guru itu sendiri.

Saya sendiri pun terkandang berkata apakah saya sudah menjadi sosok seorang guru yang pantas untuk digugu dan ditiru? Terkadang saya masih berkaca, perilaku keseharian saya baik dalam bergaul dengan rekan guru, gaya berbicara, bahkan update-an di media sosial, saya rasa saya masih sering khilaf dan salah dalam memposting sesuatu atau berperilaku sesuatu. Saya masih harus belajar, belajar meletakkan sesuatu pada tempatnya apalagi dengan profesi saya yang notabene katanya pekerjaan yg mulia. :D

Kembali ke mendidik atau mengajar? Anak didik atau anak ajar? Hhmm, saya rasa tidak ada ya istilah anak ajar? Dan apa bedanya antara mendidik dan mengajar?. Menurut saya, ketika ada seseorang mentransfer pengetahuannya kepada orang lain itu sudah bisa disebut dengan mengajar. Pada saat seseorang memberikan apa yang ia ketahui kepada orang lain lalu orang lain itu jadi tahu, itulah yang dinamakan dengan proses belajar dan mengajar. Sesimpel itu bukan mengajar?

Lohh, kalau gitu sama saja dengan proses pembelajaran di kelas? Guru menerangkan lalu anak diberikan latihan, ulangan harian, dan sebagainya beres dong yah? Tapi tidak, tidak sesimpel itu menjadi seorang guru bagi saya. Kembali lagi dengan kata mendidik atau mengajar? Lalu pendidikan atau pengajaran? Jika mengajar itu adalah proses mentrasfer ilmu pengetauan, tapi mendidik bukanlah hanya sekedar mentransfer ilmu pengetahuan yang kita punya.

Pada hakikatnya pendidikan merupakan proses untuk memanusiakan manusia, ketika ada  yang bertanya, lohh mba, kenapa manusia harus dimanusiakan? Jawabannya simple, karna jika seseorang yang tidak tahu apa-apa hanya diajarkan apa yang harus diketahui tanpa dasar pemahaman yang baik, penanaman sikap yang baik, apa yang akan terjadi? Ia hanya akan menjadi seseorang yang tahu tapi tanpa tahu mana yang baik untuk dilakukan mana yang tidak.

Saya rasa mendidik itu jauh lebih pas daripada kata mengajar, karna sebagai seorang guru kita tidak hanya dituntut untuk mengajarkan materi pelajaran saja melaikan mengajarkan dan menanamkan karakter yang baik di dalam diri anak didik kita. Makanya saya berkata menjadi seorang guru itu tidak mudah, karna bagi saya seorang guru itu dikatakan berhasil dalam mendidik bukan hanya ketika semua anak didiknya mempunyai nilai yang bagus melainkan ketika dapat membentuk karakter yg terbaik pada diri anak didiknya. Sebagai seorang guru alangkah lebih baik ketika kita tidak hanya berorientasi kepada nilai, melaikan harus memperhatikan juga bagaimana anak didik kita mengalami proses perubahan sikap, dari yang kurang baik agar menjadi lebih baik lagi.

Saya masih percaya bahwa kemapuan seseorang dapat terbentuk dari pemahaman serta karakternya dalam kehidupan sehari-hari. Karna kemampuan itu dapat berkembang, diasah seiring dengan berjalannya waktu dan hanya orang-orang yang memiliki pemahaman baikalah yang mau mengasah kemampuannya. Saya rasa kalian juga setuju ketika saya bilang, kemampuan itu lebih penting daripada nilai/angka yang tercetak dengan baik bukan? Pilih mana seseorang yang cerdas yang memiliki nilai baik tapi memiliki karakter perusak / annoying dibanding dengan anak yang biasa saja tapi memiliki karakter yang baik?

Saya rasa setiap orang pasti inginnya memilih seseorang yang cerdas dengan karakter yang baik bukan? Disitulah tugas kita sebagai seorang pendidik, apakah kita mampu mendidik setiap anak kita dengan baik? Setiap guru pasti akan melakukan yang terbaik bukan? Ya, setidaknya mari kita lalukan yang terbaik yang bisa kita lakukan, dan terakhir mari kita mendidik jangan hanya mengajar! ;)

Semoga kita bisa menjadi pendidik yang lebih baik lagi, \=d/
 
Rumah, 3 Juli 2015 11:45 AM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar